Rabu, 22 Februari 2012

Taakhi EdeLweis^,^

0 komentar



18 Februari 2012, aw aw aw ^^. Subhanallah Alhamdulillah. Saking senengnya, sampe gag bisa diungkapin dalam kata – kata, haha. Lingkaran kecil itu, berada di Masjid Agung. Dalam suasana yg special banget nambahin suasana semakin gimanaaa gituu :D Ukhti kami tersayang telah hadir kembali menggenapkan kekosongan lingkaran ini. Lingkaran yang kemarin kemarin terlihat bengkok, insyaAllah akan menjadi lingkaran yang kami idam – idamkan, hehe. Dan yang lucuuu, kami sempat lupa untuk memberikan greeting cards for our ukhti, yaitu si ukh Kalem dan si ukh Pelangi. Yang ngebuat kami agak sedikit telat, haha. And, hope you guys like these gifts ^,^ Doa – doa kami slalu bersama kalian, my beloved ukhti, ihiir. Dan saat – saat mendebarkan ketika mb sayang ngomongin tentang TAAKHI  #kenapa gag Taukhti aja yaaa ;p Beliau pengen men – taakhi – kan kami, woow. Dan saat pemasangan taakhi itu, aku gag kaget sih, soale sama ukh Sangar, ahihi. Oya, taakhi adalah sebuah proses “penyaudaraan” antara dua muslim sebagaimana Rasulullah SAW menyaudarakan antara kaum Anshar dan Muhajirin. Maksudnya, biar keduanya dapat saling mengajak kepada kebaikan, mengingatkan akan kesalahan, saling toleransi, bisa saling cerita, dapat saling memahami, dan bisa maem berduaaan #candle light dinner gt, aha. Oww, so sweet :D Dan pesen mb yang, jangan sampai taakhi ini menjadi pemisah dengan yang lainnya, jangan membatasi atau membagi – bagi. Betul – betul. Bersyukur banget, kayak e mb yang tahu deh, apa yang sedang ‘melanda kami’ #sok teu banget. Dan semoga dengan adanya taakhi ini, kami bisa saling memahami, dan saling berkata “Aku mencintai kalian karena Allah, saudariku”. Dan semoga ungkapan itu tak hanya keluar dari bibir, tapi dari lubuk hati yang terdalam, amiiin ^.^

Senin, 13 Februari 2012

Ukhuwah Bagaikan Sebuah Jeruk

0 komentar

Ukhuwah Bagaikan Sebuah Jeruk

Dalam dekapan ukhuwah, kita mengambil cinta dari langit. Lalu menebarkannya di bumi. Sungguh di surga, menara – menara cahaya menjulang untuk hati yg saling mencinta.  #Salim A. Fillah

Mendengar kata ‘ukhuwah’ pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Yuups! Ukhuwah atau yg lebih kita kenal dengan sebutan persahabatan adalah suatu ikatan yg brrrrr, hehe. Kayak dingin ajaa. Tapi, ya begitulah ukhuwah. Serasa dingin, menyejukkan, menenangkan, kayak di gurun. Gurun es maksudnyaaaa ^^v. Ukhuwah memang begitu indah, apalagi ukhuwah yg berlandaskan cinta pada ALLAH. Wow, terasa sensasinyaaaa! Dan alhamdulillah, aku [insyaAllah] sudah merasakan dan mendapatkannya. Betapa sungguh indah ukhuwah itu. Dari tahapan – tahapan yg ada, perlahan – lahan dapat dilalui. Dari mulai ta’aruf – yg sebatas berkenalan – sampailah pada tahapan itsar – mendahulukan sodaranya. Sungguh susah yg namanya itsar, tapi aku akan selalu berusaha untuk melakukannya selama aku mampu dan bisa. Bismillah.
Dan ukhuwah, bagaikan kita makan sebuah jeruk. Kita bisa mendapatkan yang ‘manis’ atau bahkan kita mendapatkan yang ‘kecut’. Sebuah perumpamaan yang cukup lucu. Tapi, itulah yg aku dengar dan baca dari seorang temen bahkan seorang sahabat. Dan semoga dia mendapatkan persahabatan yg ‘manis’ kayak maem jeruk, amiin. Dan aku??? Selama mengelana di kehidupan ini, alhamdulillah aku ngerasa mendapatkan persahabatan se’manis’ jeruk. Yaaaah, meski kadang merasa di’kecutin’ sama persahabatan, tapi aku bersyukur mendapatkan temen, sahabat, dan sodara kayak mereka semuuua muaanya.

Dakwah Sekolah oh Dakwah Sekolah

0 komentar

Kami, dilahirkan dari rahim hangat da'wah sekolah. Diasuh oleh ketulusan para mentor dan murobbi sekolah membuat kami mampu tegak berdiri menghadapi berbagai permasalahan tdk hanya di dunia sekolah tapi juga di dunia mahasiswa.
Hingga kini kami bertahan...
Fabi ayyi 'ala I robbikuma tukadziban !

***
Da'wah, rasanya bisa dikatakan menjadi tempat dimana semua keterbatasan ada, keterbatasan SDM, keterbatasan dana, keterbatasan waktu, bahkan terkadang keterbatasan izin orangtua. Namun ternyata da'wah mampu mengalirkan keberlimpahan cinta untuk sesama, keberlimpahan inspirasi, dan keberlimpahan cahaya yang mencerahkan.

Tak perlu jauh mencari bukti,
Di dekat, bukti itu adalah kami,
Juga kalian.

Di tempat yang jauh, bukti itu tersebar dari Gaza hingga Papua, torehan peristiwa ajaib yang memukau kehidupan. Bacalah-carilah, kelak bukti itu akan membuat kita bersyukur pernah disentuh oleh da'wah.

Da'wah selalu mencerahkan

Dan istimewanya,
Da'wah sekolah selalu mendapat kesempatan pertama untuk mencerahkan manusia,
Itu karena da'wah sekolah berhadapan dengan para manusia belia, para calon pelanjut generasi bangsa yang tulang belulangnya masih kokoh berdiri, yang senyumannya masih secerah mentari pagi.

Tak usah menunggu tua untuk melihat perubahan, di sekolah yang di 'cerahkan', musholla selalu tampak penuh dengan jejalan putih abu di jama'ah dhuha,
Kemeja siswa tampak menggembung diisi mush'af,
Tahajjud bersama pun digelar
Dengungan tilawah dan hapalan menembus telinga yg masih ada setitik keimanan
Bukan itu saja,
Belia-belia putih abu istimewapun terlihat dari kesantunannya berbicara, kejujurannya saat ujian, kekokohannya menjaga harga diri, kebaikan akademisnya, kehebatannya membagi waktu dan kebaikan-kebaikan lainnya.

Sungguh, Keberkahan yang Allah lahirkan dari da'wah sekolah telah mampu mengobati zaman yang telah luka berdarah-darah,
Oleh tawuran pelajar
Oleh pergaulan bebas pelajar
Oleh pornografi pelajar
Oleh akhlak hina pelajar
Oleh kecurangan pelajar
Oleh hedonisme pelajar

Da'wah sekolah yang digadang-gadang siang malam oleh saya, kami, kalian, dan ribuan aktivis da'wah sekolah lainnya,
Telah mampu membuat jalinan mimpi indah tentang negeri yang 'baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur ' itu terajut kembali.

Bahwa harapan itu masih ada,
Bahwa waktu sela kehadiran azab Allah itu masih bisa dipanjangkan...

Fabi ayyi 'ala I robbikuma tukadzibaan!!
Maka ni'mat Tuhan yang mana lagi yang engkau dustakan...

Tak mampu kami hidup tanpa da'wah, telah kami dan kalian ikrarkan,
Telah kami dan kalian buktikan
Telah kami dan kalian perjuangkan

Pusaran da'wah yang indah telah membuat kelelahan langkah kita tak lagi bermakna
Manisnya iman dan ukhuwah telah membuat
habisnya uang, habisnya waktu kita tak lagi punya arti
Kita percaya bahwa da'wah telah menyirami keimanan manusia, dan iman sejak kehadirannya selalu mampu merubah apa saja. Bahwa iman selalu membawa jutaan cerita ajaib dalam kehidupan, bahwa iman mampu membuat kita bertahan dan lebih berdaya.

Jadi Wahai Adik,
Tetaplah berjuang, bertahan, berpegangan tangan,
Kelak kalian akan saksikan, ada dunia baru yang Allah berkahi, yang tentram dan indah,
Yang akan kita wariskan untuk manusia-manusia baru yang tak lain adalah anak-cucu kita sendiri

Jadi Wahai Adik,
Jangan pernah berhenti,
Karena berhenti berarti mati
Karena berhenti berarti hidup tanpa cahaya

Wahai Adik,
Sungguh, langkah kaki kalian selalu kami doakan,
Agar Allah mudahkan
Agar Allah sucikan dari kepentingan dunia
Agar Allah menjaga keberkahannya
***

Kami juga kalian, dilahirkan dari rahim hangat da'wah sekolah. Diasuh oleh ketulusan para mentor dan murobbi membuat kami dan kalian mampu tegak berdiri bertarung dengan 'keangkuhan zaman'

Di hati kita ikrarkan : Allahu Ghoyatuna ! Karena Allah saja
Hingga kini kami dan kalian bertahan...
***

Semoga,
Saya, kamu, kalian, semua aktivis dakwah selalu dan selalu istiqomah di JALAN INI J
Semoga dan semoga Allah selalu meridhoi setiap langkah kami

Kamis, 22 Desember 2011

LIRIK LAGU IWAN FALS "IBU"

0 komentar

ribuan kilo jalan yang kau tempuh
lewati rintang untuk aku anakmu
ibuku sayang masih terus berjalan
walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah

seperti udara kasih yang engkau berikan
tak mampu ku membalas, ibu… ibu…

ingin ku dekat dan menangis di pangkuanmu
sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
dengan apa membalas, ibu… ibu…

ribuan kilo jalan yang kau tempuh
lewati rintang untuk aku anakmu
ibuku sayang masih terus berjalan
walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah

seperti udara kasih yang engkau berikan
tak mampu ku membalas, ibu… ibu…

Selasa, 20 Desember 2011

JurnaL Ketiga

0 komentar
JURNALKUUU

JurnaL Kedua

0 komentar
JURNALKUU

JurnaL Pertama

0 komentar
JURNALKU
 

SEHANGAT SEMANGAT
Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template